Showing posts with label Curhat. Show all posts
Showing posts with label Curhat. Show all posts

10 February 2017

Curhat saat kembali Pulang !!!

    8:03 PM   6 comments
Merantau pada akhirnya hanya menyisakan rindu pulang. Yaps, kata pulang ini bermakna sebuah rumah yang menjadi saksi bisu bertumbuh kembangnya kehidupan kita pada masa lalu, masa indah menjadi anak - anak.

Sebelumnya, setelah melihat beberapa postingan di blog theWagia ini kog melulu tentang curhatan. Entah apa yang membuat diri ini enggan menulis satu judul aja minimal tentang kampung halaman ( baca : Malang ).

Hemm... menyebut nama kota yang menyedihkan ini [baca lagi : Malang (makna konotasi)] sebenernya biasa saja, hanya saja perasaan itu muncul ketika kaki ini beranjak di sana. Namun, saat berada di kota lain, entah kenapa Malang selalu menjadi tujuan untuk pulang, menikmati masa berlibur bercengkerama dengan kelurag dan sahabat tercinta.

Sebagai seorang yang lahir di Bumi Arema [konon ini julukannya (ini serius)], kebanggaan menjadi warga asli baru berasa ketika saya berada di kota orang, ini menunjukkan bahwa saya masih tau diri menjadi orang perantauan yang ingat rumah ( hahaha...tolong jangan anggap serius).

Asal kalian tau, sebenarnya menjadi orang asli Malang justru saya ini gak tau banyak tentang kota Malang itu sendiri. Kalo mau ke Kota harus berkendara dulu hampir sejam dari rumah, itu juga mesti dianter sama saudara atau kalo ada temen yang mau ya sama temen.

Jujur saja sebagai orang Malang yang aku kenal juga cuma tau seglutek tentang Malang Selatan. Malang kota aja jarang di jamah, apa lagi daerah yang lainnya ( dasar kuper saya ini ). Sebenernya ini akibat menjadi perantau ( ah, aku hanya korban.. haha ...  biar mirip drama ala sinetron).

Dua bulan ini saya kembali ke kampung halaman setelah sekitar 3 tahun berada dan merasakan hingar bingar Ibukota negeri tercinta ini. Beberapa hari terakhir rasanya saya merindukan gemerlap kota Jakarta, namun setelah beberapa waktu lalu salah seorang teman dari Riau yang kenal di Jakarta datang ke kampung dan menghabiskan beberapa hari dengan dia dengan mengunjungi beberapa tempat wisata, membuat saya ingin sekali merasakan lebih banyak tempat yang belum saya kunjungi di Malang.

Kota Malang setiap harinya didatangi oleh orang - orang dari berbagi macam golongan, ras, dan suku bangsa. Membuat rasa bangga lahir di kota dingin ini semakin bertambah. Rasanya rinduku kembali ke Ibukota setidaknya telah terganti dengan kota Malang ini.

Rasanya menjadi member Malang Citizen bisa bakal banget membantu ya buat tau banyak tentang Malang yang mungkin gak banyak saya tau. #Semoga

14 January 2017

Untuk Darine dan Manar

    5:57 PM   No comments

Dear,
Darine Amire Ludza dan Manar Kauni Meditera

Assalamualaikum,
Buat Teteh dan Tera. Apa kabar kalian ketika membaca celotehan terketik dari tangan kak renny? Semoga kalian dalam keadaan sehat dan bahagia ya. Aamiin Yaa Robb...

Teteh maaf sebelumnya ya, kak renny belum sempet nulis surat buat Teteh soalnya. Maaf ya kalo kamu harus nunggu dulu buat dapet surat dari kak renny. Tapi kak renny nulis ini semoga aja sedikit bisa mengganti (walaupun gak mungkin bisa) surat itu.

Ini sengaja ditulis sama kak renny, karena kak renny lagi rindu bercanda sama kalian nih. Kak renny sempetin bikin tulisan lewat blog karena ini sepertinya yang paling praktis buat dibaca dan gak bakal ilang. Kak renny berharap Teteh sama Tera mau balesnya lewat blog juga ya!

Oiya, kak renny belum banyak cerita tentang tempat kerja baru kak renny ke kalian. Alhamdullillah tempatnya enak, lingkungannya soalnya udah gak asing lagi, jadi ya nyaman-nyaman aja kerja disini. Walaupun kak renny kadang jarang pulang cepet. Hehe...

Oiya, jangan lupa ya nanti kalo selese baca ini, sun sayang buat kinanti diwakilkan Teteh ato Tera juga boleh. Salam juga buat Keenan sama Aal.

Kak renny lagi sedikit sibuk sebenarnya, tapi pengen banget bikin tulisan terus dibales sama teteh lewat blog juga .. Hehehe

Oiya, kak renny mau kalian kenal sama seseorang. Dia masih TK tapi lucu banget. Kalo teteh udah bikin balesan surat ini nanti kak renny ceritain tentang dia! Ok !

Udah disini dulu ya surat kak renny, ditunggu banget balesannya Teteh. Miss You.

Wassalamualaikum...

Salam Rindu dari Kak Renny
theWagia

04 November 2016

Inilah Pilihanku, Inilah Keluarga Baruku

    10:39 AM   10 comments
 Komunitas Blogger Jakarta
Berada di lingkungan kerja, tentunya mempertemukanku dengan berbagai macam sifat dan kebiasaan teman-teman kerjaku yang berbeda denganku.  Yaps, dari cara kerja, hobi, dan keminatan mereka dengan sesuatupun tidak sama. 

Dari sekian banyak teman dekat yang aku kenal. Mereka banyak yang menggemari dunia olahraga, salah satunya sepak bola. Bahkah tidak sedikit mereka mengikuti sebuah komunitas.  Dua orang yang aku kenal memiliki kecintaan terhadap sepak bola di Eropa. Sebut saja mereka Gooner dan Madridista. Si Gooner ini amat sangat mencintai klub kebanggaannya, sampai-sampai segala atribut berlambangkan klub sepak bola dari London Utara itu dibelinya. Begitu juga si Madridista ini, tak kalah fanatiknya. 

Melihat mereka berdua yang aktif dalam komunitasnya, kadang aku merasa ingin ikut bergabung didalamnya karena penasaran dengan aktifitas komunitas mereka. Tapi satu hal, aku tidak begitu fanatik dengan dunia olahraga, hehingga karena perasaan itu aku urungkan niat. 

Hingga akhirnya aku mengenal dunia blogging dari kakak sepupuku. Sebelum aku benar – benar ingin belajar nge-blog, aku merasa seperti anak SMP yang baru lulus dan ingin menentukan ingin melanjutkan ke SMA atau SMK. Menghadapi sebuah pilihan itu tidak mudah menjalaninya. Hingga akhirnya aku menemukan komunitas ini di facebook. 

Logo Komunitas Blogger Jakarta
Apasih sebenarnya yang menarik dari sebuah komunitas bernama Blogger Jakarta ini? Hemm… aku rasa menarik membicarakan tentang komunitas ini. Kenapa? Tentu saja jawabannya hanya akan kamu temukan jika bergabung di dalamnya. Berbicara tentang komunitas, aku memiliki pendapat berbeda dengan yang lainnya. Ini wajar karena memang tujuan setiap orang bergabung dengan sebuah komunitas bisa berbeda, meskipun tak jarang kamu akan menjumpai yang satu tujuan denganmu.

Komunitas Blogger Jakarta adalah komunitas blogger pertama yang aku ikuti. Kenapa aku memilih komunitas ini? Apakah ada yang menarik di komunitas ini, sehingga menarik perhatianku untuk bergabung didalamnya? Jawabannya adalah TIDAK ADA. Aku mengikuti komunitas ini karena niatanku saja bergabung dengan komunitas blogger. Tapi aku merasa beruntung bergabung di dalamnya.

Seiring berjalannya waktu, aku bertemu dengan para anggota komunitas ini secara langsung pada sebuah acara yang mereka adakan. Acara yang awalnya mempertemukan kami hanya pada grup whatsapp. Pada acara itulah aku bertatap muka langsung dengan para member. Ternyata mereka semua orang – orang yang baik yang bergabung dengan satu tujuan yakni “berbagi”. Inilah yang akhirnya menyatukan kami menjadi sebuah keluarga blogger sekarang. Kesan pertama inilah yang memutuskan aku untuk berada terus di Jakarta. Ingin terus bersama dengan mereka – mereka (keluarga baruku) dan ingin terus belajar blogging. 

Terlepas dari apapun tujuan komunitas ini terbentuk, aku hanya berharap dengan adanya komunitas ini banyak hal lain yang bisa aku lakukan, terlebih untuk kegiatan-kegiatan positif dan sosial. Setidaknya melalui komunitas, aku bisa mengasah kemampuan dan membagi sedikit ilmu yang aku miliki. Melalui komunitas ini juga aku akan belajar banyak tidak hanya tentang dunia nge-blog dan hal – hal positif lainnya.  

18 September 2016

Diantara Angin dan Hujan

    9:30 PM   5 comments


Angin ini berlalu lalang tanpa kena macet
Sementara hujan membawa berkah sendiri
Tapi diantara angin dan hujan terdapat sebuah kegelisahan
Entah harus menangis seperti apa?
Atau berkeluh tanpa suara

Diantara angin dan hujan 
Aku hanya berpesan untuk kesahku yang tak terbendung
Kesahku yang tak mampu kusuarakan
Aku berpesan untuk waktu yang telah berlalu

Ini aku sedang bimbang
Ini aku tengah merasa sepi dengan ketidakhadiranmu

Diantara kesahku, Aku ingin bersuara pelan
Terimalah pesan bisuku ini
Sebuah isyarat yang akan kamu pahami nanti

Tolong jangan berkata apapun lagi!
Aku butuh kesunyian sekarang ini
Cukup berada disisiku 
sama-sama mendengar suara angin diantara dedaunan

13 September 2016

Hujannya Tuhan

    11:18 PM   No comments

Hujanmu berada pada satu tempat berbeda
Terserah tuhan karena memang itu kehendakNya
Tapi aku juga dengan keinginanku
Keinginanku adalah melepaskan kerinduanku

Bagaimana denganmu?
Aku disini tetap sendiri menantikan waktu
Waktu yang kau janjikan

Biarkan saja aku curhat pada hujan yang disini
Karena menunggu jawabanmu sepertinya rencana Tuhan
Biarkan Tuhan dengan keadilannya saja
Sementara kau dengan jawabanmu

Aku akan mengerti pada saatnya nanti
Biarkan hujan disini reda dengan sendirinya

-thewagia-
--Depok (2016)--

07 September 2016

Aku yang Menikmati Hidupku

    1:20 PM   8 comments

Setiap orang memiliki tujuan hidup yang berbeda pada akhirnya. Dari apa yang diinginkan, yang diminati, dan juga dinikmatinya. Setiap orang dengan takdirnya masing - masing. 

Seperti diriku ini, berjalan sesuai dengan jalan yang telah digariskan kepadaku dari aku mulai terlahir di dunia ini. Pernah ada sebuah pertanyaan yang diajukan oleh seseorang kepadaku. "Sebenarnya apa yang paling ingin kau usahakan dalam hidupmu?", tanyanya. 

Untuk menjawab pertanyaan ini tentunya aku harus berfikir sejenak, jangan sampai aku memberikan jawaban ngawur, karena pertanyaan temanku kali ini benar - benar serius. Sebelum aku menjawabnya, aku menceritakan sedikit banyak tentang yang selama ini aku lalui.

Aku ini pada waktu masih kecil memiliki cita-cita menjadi seorang pilot, entah kenapa cita - cita itu kenapa aku lupakan. Setelahnya aku mengganti cita- cita itu menjadi reporter. Ketika aku mulai kelas tiga SMP, aku justru sepemikiran dengan sahabatku untuk menjadi seorang akuntan, karena menghitung nominal bukan masalah bagiku. Akhirnya akupun setelah lulus SMP mendaftar pada sebuah SMEA Swasta yang ada di Kabupaten Malang.

Awalnya aku dan sahabatku telah sama mendaftar pada tempat yang sama dan mengambil program jurusan yang sama, yakni Akutansi. Tapi ternyata takdir jutru membawa kami masuk pada kelas baru yang di kenal dengan Broadcasting. Aku benar - benar merasa kecewa karena aku merasa harus mempelajari sesuatu yang akan menyulitkanku di masa depan.

Tapi ternyata memang itulah alur hidup yang membawaku sekarang ini. Aku rasa aku telah menemukan hasrat yang ku cari. Tetapi, ternyata tidak berhenti disitu, sekarang aku harus tetap mempellajari hal yang baru. 

Jika dulu aku harus berada pada sebiah pekerjaan yang memang sebenarnya cukup keren, sekarang jauh lebih keren lagi. Aku belajar nge-blog. Sejujurnya ketika aku berfikir tentang nge-blog, yang aku fikirkan adalah tentang bagaimana menulis. 

Aku merasa kurang terlalu bisa menuangkan tulisan cantik dan juga membuat pembaca tulisanku senang dengan hasilku menulis, termasuk tulisan ini. Jika kalian masih terus membacanya, aku sangat berterima kasih sekali kalian telah menikmati tulisan ini. 

Mendapat wejangan dari kakak sepupuku tentang nge-blog, akhirnya aku memutuskan untuk meneruskan belajar tentang hal ini. Dari dialah aku menyimpulkan, bahwa kebiasaan orang nge-blog dengan tulisan mungkin harus di modif dengan nge-blog bergambar. Ingat karena pada tulisan sebelumnya juga telah aku jelaskan aku lebih tertarik dengan seni rupa. 

Dari sedikit ulasan perjalannaku inilah, akhirnya aku menjawab pertanyaan yang diajukan temanku dengan berkata,"Dalam hidupku aku hanya menjalani takdirku, bagus sih orang terfokus pada satu hal. Tapi nyatanya, Tuhan memberiku kesempatan menempuh hal - hal lainnya. Aku cukup menikmatinya".

Mungkin kalian berfikir aku orang yang cukup pesimis, tapi aku menjalaninya dengan caraku. Mungkin dengan tulisan ini kalian yang penasaran kenapa nge-blog bisa membuatku tertarik. Kalian bisa baca artikel tentang Cara Membuat Website Sendiri. :) :) :)

19 August 2016

Goresanku, Curhatanku

    12:19 AM   8 comments
Menulis mungkin bukan sesuatu yang paling mendominasi waktu luangku. Kenapa? mungkin jawabannya karena satu hal yang paling ingin aku lakukan adalah menghasilkan karya seni rupa.

Apapun tentang seni rupa aku tertarik. Mungkin karena darah seni dari sosok ibu yang mengalir ke dalam nadiku. Setiap nafas emosi dan juga daya imajiku menghasilkan goresan - goresan yang tak teratur. Sungguh bukan rangkaian huruf yang ingin aku wujudkan dengan pensil dan penghapus yang ku pegang.

sketsa by R-Wagia
Ini adalah karyaku yang tak pernah ku hargai, hanya saja aku menyimpannya. Aku membuatnya di malam hari ketika semua orang tengah tertidur dan aku hanya memandangi keponakanku yang ingin tidur menemaniku. Alhasil, bukan wajah imut kekanak-kanakan yang ku hasilkan, justru wajahnya berubah menjadi seorang wanita dewasa. "Apa - apaan ini?", kataku dalam hati. keponakanku padahal masih SD malah jadi dewasa begini aku gambarnya. Huft...

Awalnya, dengan beberapa pensil sketsa yang aku miliki, aku bermaksud ingin menggambar sesuatu. Tapi malah bingung mau bikin gambar apa. Melihat keponakanku tertidur dengan wajah polosnya aku jadi terispirasi. Aku perlahan menggoreskan sedikit demi sedikit pensil yang telah aku pegang. Hampir satu setengah jam aku mencoret kertas gambarku dan akhirnya hasilnya membuatku tak ingin melanjutkannya lagi.

Entah tiba-tiba saja suasana berubah, sehingga hanya menghasilkan gambar seperti itu.

Sementara gambar dibawah ini sebenarnya adalah gambar balita perempuan dalam memory handphone yang aku temukan saat utak - utik galerynya. Karena suatu hal, gambar ini finish dengan hasil balita dengan wajah unisex. Tebak aja dia cewek atau cowok ?!

sketsa by R-Wagia
Aku sendiri bingung, kenapa yang kuhasilkan berbeda dengan apa yang ku bayangkan di awal sebelum aku menggoreskan apapun. Ternyata jawabannya karena suasa hati sedang cukup bagus membuat apa yang ingin terwujud justru bersimpangan.

Menghasilkan karya seni memang butuh imajinasi tinggi. Selain itu juga alat pendukungnya (baca : Staedtler Pensil Terbaik Untuk Anak ). Tanpa keduanya tidak akan menghasilkan apapun.



20 July 2016

Di Sinilah Sekarang Aku

    10:23 AM   1 comment


Menulis bukanlah hal yang terlalu aku minati. Tapi aku bisa menuliskan beberapa kata dan menyusunya menjadi kalimat -kalimat yang bisa ku baca maupun orang lain simak. Tapi, kenapa kemudian aku memilih bergabung menjadi seorang blogger? Menurutku kebanyakan orang menilai, blogger adalah mereka - mereka yang minat dengan hal yang berbau artikel. Yahh, artikel adalah rangkaian kata - kata yang di tulis oleh blogger itu sendiri. Seperti yang aku katakan aku bukanlah seoarang yang minat dengan hal yang berhubungan dengan menulis. Aku lebih mencintai karya seni rupa ketimbang menggoreskan tinta dan menciptakan kalimat untuk dibaca. 

Dengan bergabung di dunia blog, aku ingin memahami apa itu menulis dan berbagi informasi. Aku juga ingin orang lain melihat kenapa sebuah seni rupa juga lebih penting ketimbang rangkaian huruf. Sebenarnya memang keduanya dibutuhkan. Gambar dan huruf merupakan kesatuan untuk sebuah informasi yang akan membuat orang lain tertarik untuk menyimak. 





Menjadi seorang yang berada di dunia blog, bukan perkara mudah. Terlebih sebelumnya kebiasaanmu bukan berbaur dengan dunia artikel dan sejenisnya. Ini membutuhkan proses yang tidak singkat. Aku ingin belajar menghargai karya tulis ketimbang karya seni sekarang, meskipun tidak bisa dipungkiri aku lebih tertarik dengan dunia seni rupa. 

Ada banyak yang menarik di  bidang ini. Salah satunya mengasah ketertarikanmu pada hal yang baru, yang sebelumnya tidak pernah terbayang di benakmu. Tapi di sinilah aku menjadi mengenal dan mencoba mengasah kemampuanku untuk menulis. Sekarang aku lebih bisa menghargai karya tulis orang lain menjadi orang yang gemar membaca. Di sinilah sekarang duniaku. Tetapi aku tetap tidak ingin menghindari karya seni rupa.



15 June 2016

CATATAN #JOMBLOGGER

    10:28 AM   10 comments


Keakraban kami memang hanya berawal dari sebuah pesan berbalas di sebuah grup whatsapp yang bertajuk “Blogger Jakarta”. Anggota grup Wa ini cukup banyak menurutku, hanya saja mereka yang aktif berbalas pesan hanya beberapa. Tapi dari grup inilah, aku mengenal sebuah kata yang menurutku membuat kami semakin akrab satu sama lain meskipun belum pernah bertatap muka.

Kata “Blogger” sendiri sering kali di plesetkan menjadi “Jomblogger” oleh teman – teman. Tapi sepertinya kata plesetan itu justru membuat kami lebih asik ngobrol di chat grup wa. Meskipun sebenarnya ada banyak celoteh – celoteh konyol dari hasil percakapan massal kami.

Akhirnya pertemuan para jomblogger tiba. Tepat di malam minggu, malamnya anak pacaran, #jomblogger pun berkumpul di Wisata Kota Tua Jakarta. Pertemuan yang seharusnya mulai jam 3 sore ini ternyata harus molor sejam karena faktor salah satunya kedatanganku yang telat.
Sedikit #curhat, perjalanan menuju acara ternyata harus ku lalui dengan pengorbanan waktu dan tenaga juga kesehatanku (lebay-an dikit). Jujur saja, ini adalah komunitas blogger pertamaku. Pertemuan pertamaku dengan komunitas. Dan pertama kalinya aku harus naik kereta dari stasiun kota Depok Ke stasiun Jakarta Kota. Padahal aku sendiri tinggal di daerah Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Loh????? Kenapa naik kereta dari St. Depok????

Pertanyaan kalian bisa ditanyakan secara personal saja, hehehe…

Oke, lanjut ke cerita jomblogger.

Pertemuan pertama jomblogger ini sedikit mengejutkanku, karena kupikir yang datang tidak akan lebih dari 10 sampa 15 orang saja. Setelah setidaknya 30 orang berkumpul, akhirnya kami melakukan kegiatan ala meeting dengan suasana ramai kota tua yang sebenarnya membuat kami sedikit gagal fokus untuk menjalankan rencana kegiatan, yakni deklarasi komunitas dan juga pemilihan ketua umum. Dan akhirnya, selamat buat mas Halfi, yang punya nama lengkap Halfi Candra Birawa, telah terpilih menjadi ketua umum Blogger Jakarta masa periode dari 11 Juli 2016 sampai masa tugas masih unlimited, hehe…

Rasanya senang mengenal teman-teman jomblogger (maaf maksudnya blogger) ini. Tidak ada satupun yang penah aku kenal sebelumnya, tapi komunitas ini ternyata telah memberikan kesempatan kami untuk saling kenal dan menjalin sebuah kekeluargaan baru.

Blogger Jakarta telah menjadi rumah baru untukku dan teman-teman yang notabene adalah pendatang di Jakarta. 

06 June 2016

SAMBUT RAMADHAN ALA BOCAH

    12:26 AM   3 comments

Sebagai seorang pelajar SD sekaligus anak desa, mungkin Rival Sahrul Pranata yang lebih akrab dipanggil Ipal ini bersikap seperti kebanyakan anak di desanya dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

Sebagai seorang anak yang mendapatkan ilmu dan pengalaman di tempat ia belajar baik di bangku sekolah maupun di tempat dia berlajar alqur'an, Ipal sangat antusias menyambut bulan ini. Dia dan teman - teman sebayanya menganggap momen ramadhan adalah moment di mana dia harus banyak berbuat kebaikan, dari menambah ibadah, membantu sesama hingga mengurangi waktu bermain yang hanya akan membuang waktunya.

Selama bulan puasa dia sangat menantikan waktu sahur. Kenapa? Apa karena sang Ibu akan menghadirkan masakan spesialnya? Ternyata bukan karena sang Ibu tercnta akan menyuguhkan menu masakan spesialnya, melainkan berkumpul dengan teman-temannya untuk bermain musik sembari menglilingi kampung membangunkan orang - orang sahur. Dan kegiatan itu mereka sebut dengan patrol.


Dia masih anak-anak, tapi sangat menyambut baik bulan ini dengan degala kegiatan positif.

03 June 2016

Tersenyum dan Membalas Senyummu

    5:34 PM   2 comments
Kali ini untuk beberapa kalinya membuat vector couple. Gambar ini sudah menjadi hak penuh Marchel dan Fifi (2016), tapi saya sudah dapat ijin buat publikasi sebagai port polio. 
Suatu ketika, kita bersama seseorang. Menjalin sebuah hubungan khusus, menikmati waktu berdua dan melakukan hal - hal yang sama - sama di sukai bareng. Pada satu saat membuat janji bertemu dan meluangkan waktu untuk berdua. Mengisinya dengan jalan - jalan, menikmati kuliner khas suatu tempat, ataupun mengunjungi tempat - tempat menarik sembari belanja sesuatu yang dibutuhkan dan diinginkan.

Hal - hal seperti itu memang bisa di jalani dengan sahabat, teman, rekan kerja, bahkan saudara kita. Tapi jika melakukannya dengan seseorang yang telah kita spesialkan mungkin akan berbeda jalan ceritanya.

Menikmati momen, kita bisa bercerita, berkeluh kesah, bahkan memberikan kritikan dan nasehat apapun yang kita bicarakan. Semua demi untuk mengisi waktu bersama yang telah dikorankan.

Untuk itu, berbagi senyuman akan membuat hidup lebih berarti. Untuk itu tersenyumlah untukku maka akan ku balas senyum itu dan ku bagikan kepada semesta.



Be Secret Admire

    12:36 AM   2 comments

Kalian pasti pernah mengalami menjadi seorang pemuja rahasia atau bahasa kerennya The Secret Admire (bahasa ingrisnya keleeesss). Bahkan diantara kalian pasti juga ada yang membanggakan diri memiliki pemuja rahasia, apalagi kalo tahu yang kagum itu cewek cantik atau cowok tampan (langsung deh mukanya noleh keatas, alias pasang gaya sombong tapi caper). Sebaliknya nih, kalo tahu yang jadi pengagumnya itu memiliki wajah gak menarik langsung deh pura – pura gak tau dan pura – pura gak  kenal.

Mungkin kalian juga pernah mengagum seseorang, hanya bisa kalian pendam perasaan itu dalam – dalam dan membiarkan orang yang kalian kagumi bersama orang lain yang dia sukai ternyata. Menerima dengan hati itu butuh pengorbanan yang gak bisa disepelekan lho.

Seorang pemuja rahasia, dia rela berbuat apapun untuk membantumu, terlebih jika kamu membutuhkan bantuannya. Meskipun kamu tidak merasakannya, dia selalu mendukung apapun kegiatan dan pendapatmu.


 Dia pemuja rahasia, meneruh rasa, tapi dia lebih memilih untuk menahan perasaannya dengan menjaga perasaanmu. Memeperhatikanmu dari jauh, akan membuatnya memiliki semangat hidup. Jangan mematahkan hatinya, karena itu akan membuatnya rapuh dan sangat rapuh. Dia mengenalmu lebih dan secara diam – diam tentunya. Bagaimanapun dia, cantik, tampan, jelek, hitam, putih, mereka memiliki semangat hdup dengan menjadi pengagum. 

31 May 2016

Penyedia Jasa dan istilah "The Costumer is King"

    12:14 AM   No comments
Sebagai seorang penyedia jasa, tentunya kita harus memberikan hasil terbaik kita kepada
orang – orang yang telah menyewa jasa kita. Mengacu pada prinsip yang sudah banyak dikenal masyarakat. “The Costumer is King” atau “The Costumer is Always Right”. Kalimat ini sangat menjunjung tinggi nilai – nilai bisnis dalam kehidupan ber-ekonomi.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari tentunya setiap orang terutama berpenghasilan rendah dan pas-pasan (seperti saya) harus pintar – pintar membagi uang demi tercukupinya kebutuhan. Pastinya untuk mendapatkan barang yang berkualitas kita berupaya melakukan nego harga dengan penjual jika membeli apapun. Catat, ini untuk kebutuhan sehari – hari yang notabene merupakan kebutuhan pokok. Masih sangat wajar jika kita melakukan negosiasi harga.

Watak setiap konsumen itu juga berbeda – beda. Ada yang iya – iya aja, ada yang judes, ada yang rempong abis, ada yang pengertian dan masih ada – ada aja yang lainnya. Emang sih, namanya juga konsumen, walau bagaimanapun dia akan selalu benar. Tetapi bisa dikatakan benar , jika segala sesuatunya masih masuk akal.

Sebagai seorang penyedia jasa vector amatiran, saya ingin sedikit protes. Menurut saya, seorang pelaku seni dalam menghasilkan karya itu bukan sesuatu yang bisa dinilai secara objektif dan subjektif. Semua berdasar dari perasaan kita ketika melihat, mendengar ataupun merasakan hasil sebuah karya seni. Sebuah karya seni tidak bisa dikatakan jelek maupun bagus, tapi mereka mengandung nilai – nilai yang mungkin hanya dimiliki setiap orang yang merupakan anugrah dari Tuhan Yang Maha Esa.

Sebagai penyedia jasa, tentu saja menjunjung tinggi hak – hak konsumen harus menjadi prioritas utama. Tetapi, sebelum menggunakan jasa seperti ini, sudah seharusnya sebagai seorang konsumen menempatkan sikapnya dengan baik.

Banyak dari pelanggan pengguna jasa saya merupakan orang – orang yang mengagumi hasil karya vector. Hanya saja mereka kurang begitu menghargai sebuah karya (menurut saya). Mereka mau membayar hasil karya saya, tetapi itu juga masih nawar harga yang sudah saya tentukan, padahal sudah dikasih harga miring. Sudah nawar mereka minta ini itu. Pokoknya ribet banget.

Buat kalian yang belum pernah menggunakan jasa pembuatan vector ada baiknya kalian riset – riset dulu. Nah, saran saya sih kalo yang pengen gratis ya bikin sendiri, kan jadi belajar, jadi tau kesulitannya dimana, jadi punya karya. Hehe…

06 May 2016

Ucapan Terima kasih untuk Sahabat

    12:51 AM   No comments
Untuk Sobatku yang tak terganti,

Aku balas surat elektrikmu, Sob. Terima kasih atas waktu yang kau sisihkan diantara kesibukanmu untuk mengirimpesan kepadaku. Aku meneteskan air mata membaca isi dari pesanmu itu. AKu harap aku tak pernah kehilangan lukisan wajahmu untuk menimaniku.

Terima kasih untuk ucapan dan doa yang kau berikan. Semuanya lebih dari apapun. Kado yang aku harapkan hanyalah kabar baik darimu. Maafkan aku belum bisa seperti dulu. Menghabiskan waktu berbagi denganmu.

Harapan  besarmu ingin sekali ku wujudkan. Karena itupun yang ingin aku minta darimu, yaitu waktu dan jarak. Aku tau kau selalu mengingat semuanya.

Aku menangis bahagia saat membaca dan menulis suratmu. Tak pernah aku bayangkan cerita  yang harus kita lewati sejauh ini. Terima kasih atas arti sahabat selama ini, terima kasih untuk sabarmu menghadapi sifat dan keegoanku.

Satu hal ternyata yang aku ridukan adalah berkirim surat denganmu. Hal yang sangat- sangat aku rindukan. Secarik kertas darimu adalah hal berharga. IItulah kenapa ternyata melawati hari dengan tidak bersamamu membuatku mengingat semua.

Kado ndah akhirnya aku dapatkan lagi setelah sekian lama tidak pernah lagi aku dapatkan. Surat darimu apapun bentuknya merupakan hal yang idah dan istimewa. Sepertinya ini menjadikan persahabatan kita lebih memiliki makna.

Terima kasih atas senyummu. Tetaplah mengukir mimpi, Sobat! Aku akan mendoakan untuk kesuksesanmu.

Dari Sahabatmu
Renny
FS516

05 May 2016

Surat Dari Sahabat

    1:05 AM   1 comment



Dear Renny

SobatQ yang tersayang,

Mengukir kenangan di dunia selama 23 tahun ini aku yakin kau isi dengan prestasi.impian dan mengajarkanku banyak hal...sekarang kau sudah dewasa. Kau sudah belajar banyak hal di dunia ini..dengan warna warna emas yang kau rajut.

Sahabat, selamat ulang tahun..aku panjatkan doa terbaik untukmu..ku harapkan semua yang terbaik untuk hidupmu...

Aku sadar saat ini kita berpisah jarak yang membuat kita jarang memberikan kabar seperti waktu kecil kita yang masih pandai bercetoleh dan banyak waktu untuk berbagi.. tapi percayalah sob..kamu adalah satu satunya sahabat yg mempercayaiku sejak kecil untuk belajar berbagi..terimakasih atas semuanya.

Sahabat, kini kita berjalan dengan alur yang berbeda,dengan rasa yang berbeda,dengan suhu yang berbeda dan dengan terik sinar mentari yang berbeda..namun kamu telah membuat ku percaya bahwa persahabatan tak hanya teman saat butuh, main bersama namun saat kita mampu berbagi.. berbagi perasaan kita..berbagi akan impian kita..dan kita percayain orang itu..

itu adalah sahabat...

Sahabat, aku rindukan masa dimana kita saling berbagi dan begitu dekat. Saat kita ceritakan semua yang terjadi pada pribadi kita. Pada perasaan kita. Namun itu bukan satu satunya makna sahabat..karena bagiku kamu adalah sahabatku tanpa syarat..

Sob, kalo dulu aku bisa mengucapkan selamat ulamg tahun dan bisa memberikan hadiah kecil walau tak mahal...namun itu tradisi yang selalu kita lakukaan waktu dulu..walau sekedar bando.jepit atau apalah yang pasti kita selalu bertukar hadiah.. Sekarang belum bisa lagi aku  lakukan. Maafkan aku ya sob. Jika dulu aku selalu memberimu capak dengan secarol kertas dengan tulisan terbaik..kini aku hanya mampu ucapkan lewat kalimat elektro yang tak manggambarkan betapa aku ingin mengukis hiasan indah di surat ini....

Sobat, aku selalu ingat FS DEG Damai Erat Gaul plus gerakan kita...itu adalah gerakan yang paling aku hapal sampek sekarang..aku merindukanmu sahabat. Rindu berbagi lebih deket lagi..

Sahabatku...bertambahlah kebahagiaan di usia dewasamu ini...aku selalu berdoa kau dalam kebaikan.kesehatan.kebahagian.keberkahan. Maafkan aku tak sesempurna itu sebagai sahabatmu

Sob, terima kasih sudah mewarnai hidupku.. terimakasih kau tetap menerima aku dengan ketulusanmu. Semoga aku akan terus menjadi bagianmu sahabat...



Dari Sahabatmu,
Irma
FS516

04 May 2016

Dear Sahabat

    8:26 AM   No comments

Dear Irma
SobatQ yang tersayang,

Menginjak umurmu yang sekarang sudah bertambah dewasa, aku tidak ingin mengucapkan selamat kepadamu. Tapi akan kupanjatkan doa, agar kau selalu diberi kesehatan dan limpahan kebahagiaan selalu.

Sahabat, saat ini waktu berjalan menuju sesuatu yang tidak kita duga. Kehidupanku dan kehidupanmu sekarang tak lagi seperti dulu, seperti saat kita bersama dan sangat-sangat dekat. Sejak kecil kita sudah berbagi, sekarang keadaan yang memberikan kesempatan kita mengukir kisah dengan jarak dan waktu. Aku tak lagi menuliskan surat untukmu dengan selembar kertas yang tergores tinta seperti dulu. Tapi semoga surat ku yang sekarang ini masih bisa mewakili surat-surat yang pernah kita tuliskan dulu.

Sahabat, aku rindukan masa dimana kita saling berbagi dan begitu dekat. Tetapi aku akan sangat senang jika kau hidup lebih bahagia sekarang.

Aku tak pernah ingin membuatmu bersedih. Kenanglah selalu masa-masa kita yang dulu.

Sob, kalo dulu aku bisa mengucapkan HBD langsung dan membingkiskanmu hadiah. Sekarang belum bisa lagi aku  lakukan. Maafkan aku! Semoga kau selalu bersabar dengan hadiah itu. Jika dulu aku selalu memberimu kejutan dengan surat fisik ucapan dariku. Sekarang aku hanya bisa berucap dari jauh.

Aku yakin kau tak pernah ingin apapun dariku. Tapi keinginanku adalah memberikan yang terbaik untuk Sahabatku.

Sob, ingat angka 516 dan huruf FS? Itu membuatku selalu merindukanmu. Banyak hal sekarang yang tak pernah aku tau darimu maupun tak pernah ka tau dariku. Tapi kita masih sahabat sekarang ini.

Maafkan aku,Sob! Jika aku pernah lupa. Kita tak pernah tau kapan akan bisa berbagi lebih dekat lagi. Jarak dan waktu ini tak bisa menjanjikan apapun. Tapi kita masih bisa berharap.

Bertambahlah dewasa dengan bahagia Sahabatku. Aku doakan untuk segala kebahagiaanmu. Maafkan aku tak ada saat kau butuhkanku. Maafkan aku pernah melukaimu.

Terima kasih sudah membalas suratku dengan begitu cepat. Yahh... aku berharap kau membalas suratku ini dengan senyumanmu itu, Sob. Meskipun aku tak melihatnya, aku sudah membayangkannnya.

Kau adalah satu-satunya Sahabatku dari kecil. Kita sudah berbagi banyak hal. Aku tak pernah menggantikan posisimu dengan siapapun. Kuharap aku juga mendapat tempat yang sama.

Sob, terima kasih sudah menjadi bagian dsri kehidupanku. Kau salah seorang yang menjadi alasan aku hidup dan bersemangat. Meskipun aku jarang mendapat kabar dan bertemu, tapi kau selalu memberiku dukungan.

Terima kasih juga buat sabarmu. Semoga aku masih bisa melakukan hal baik untukmu.

Dari Sahabatmu,
Renny
FS516

30 April 2016

Kenapa Kau begitu "GILA"?

    1:33 PM   No comments


Jika aku yang akan bertanya kepadamu makan satu pertanyaanku " kenapa kau begitu gila?"
mungkin ini sesuatu yang tak wajar, tapi percayalah hanya dirimu yang sanggung menjawab segala pertanyaan konyol itu. Kadang aku melihat kau begitu waras, tapi kini malah terlihat sebalknya. apa yang hendak kau lakukan dengan senyumanmu itu?

Hatimu itu perlu dipalu dan pihat agar terbentuk sebuah nurani yang menjelma baik dan bertumbuh menjadi akar - akar kebajikan.

Tapi sepertinya justru kau kau menanam duri yang kau siram dengan air keras pula. Inikah yang kau sebut adil?

Sungguh aku tak pernah bisa menggambarkan dirimu yang seperti rubah terserang virus mematikan. Seakan sekarat menjemput maut, tapi sebetulnya kau hanya ingin mengancam. Kenapa kau begtu gila?
Aku gagal memahamimu, kegagalanku ini sebuah ajaran hidup untuk senantiasa menentukan pilihanku bersamamu. Tapi kenapa kau begitu gila?

Genggaman tanganmu itu justru hanya sebuah rekayasa film yang diharapkan semua orang menjadi nyata dan mereka contoh. Malah sekrang kau asyik menebar ancaman kesemua orang dengan mulutmu yang manis itu. kenapa kau begitu gila?

Kepalamu itu hanya berisikan aliran darah yang hanya membuatmu bernafas normal. Tapi kepada batu kau hantarkan darah itu dan membuat kesaksian palsu seakan aku telah membuatmu berubah menjadi monster. Inikah balasannya?

Sekarang kau mulai tersenyum lagi menebar benih kepada semua orang. Berusaha mencuci tangan kotor yang telah menabar sejuta darah. Inilah yang kau sebut dengan memberikan kebaikan tak terbatas.

Kenapa justru aku menilai kau hanya membual. Setiap ucapanmu, tingkahmu hanya seakan membuat orang menjadi risau. Kehadiranmu justru mengurung segala keinginan terpendamku. Kenapa kau begitu gila?

Entah seperti apa yang seharusnya aku katakan padamu. Untuk meyakinakanmu agar kau mau berjalan lebih lurus dari yang sekarang ?



24 April 2016

Goresanku

    5:44 PM   2 comments


Ketika kita berfikir, tak ada sesuatu yang lebih penting dari sebuah hubungan. Mungkin sebenarnya kita tidak mengakhirinya. Hanya saja kita membuat cerita itu memiliki alur berbeda.

Hubungan dua orang berlawanan jenis mungkin akan sangat sensitif untuk dibicarakan. Tapi bagiku ini merupakan sebuah pelajaran hidup.

Menjalin hubungan dengan orang lain itu bukanlah merupakan hal yang sangat mudah. Tentu saja kita selalu ingin menjalani kisah yang bahagia. Tapi kepahitan dari kisah itu sendiri merupakan hal yang berharga yang seharusnya kita dapatkan.

Ketika kita menyerah untuk melakukan sesuatu, mungkin sebenarnya bukanlah mengakhiri segalanya. Hanya saja jiwa ini ingin berhenti sejenak. Bukan berarti kita ingin berhenti seterusnya. karena waktu akan selalu harus kita kejar.

Hubunganku denganmu adalah sebuah cerita. Cerita yang tidak akan terhapus. Aku tidak berusaha mengenangnya. tetapi percayalah. Kau ceritamu akan lebih indah nanti. Karena aku juga ingin menulis ceritaku tanpa dirimu.

by :theWagia

21 April 2016

Perjalananku menuju Fajar

    11:55 PM   No comments
Perjalanan memang tidak selalu indah. Terlebih jika dimalam hari dan melewati pinggiran hutan. Tetapi jika kita tak berpitus asa melewati malam panjang, pasti akan tertampak keindahan mentari pagi dari ufuk timur. Sinar kemerahannya yang tak menyilaukan mata. Seakan memberikan perngaharapan di malam hari.
Tapi ini tidak seperti perjalanan ketika kau bersamaku.

Ketika aku mengawali semuanya dipagi hari. Justru kegelapan mengakhirinya. Itupun mengajarkanku untuk tidak haris bertahan denganmu tanpa bisa melewati malam. Rasa cemas saat gelap masih dalam perjalanannya. Justru kau mengajarlan untuk tetap tinggal tanpa aku haris belajar bersabar. Kini aku sudah menikmati perjalanan malamku.

Tapi percayalah seseorang di tepi pantai telah menunggu kedatangan fajar yang menjemputku. Dan aku yakin kaupun memeliki cerita yang pantas untuk kau jalani.

Setiap apa yang kau lewati terpetik sebuah pengalaman yang menjadikan hidupku selalu lebih baik Aku berusaha memafkan diriku sendiri. Meskipun aku tak pernah tau seperti apa pengampunan Tuhan. Aku berharap suatu saat nanti, kau akan memberiku cerita tentang kebaikanmu dari orang lain. Semoga !!!

20 April 2016

Dulu dan Kini

    12:01 AM   No comments
By : Bayu Fajar

Pagi bersambut pagi, yang kudapat hanya letih
berbeda dengan dulu, saat aku masih mendengar langkah dan suaramu
dulu yang kurasa, bahagia tanpa ada jeda
dulu yang terasa, hanya tatapan nan indah
tanpa kau rasa, kau menjadi bagian dari semangatku
menatapmu, menjadikan energi baru
siap menantang hari yang mungkin akan terasa pilu

Kini, Kau hilang
benar-benar hilang sampai tak bisa ku terawang
meluluh lantakan rasa yang kusimpan dalam angan
kucoba menjadikanmu lukisan
sehingga jika ku lelah
akan ku tatap kau berjam-jam
hingga akupun akan tetap bertahan
meskipun pedih ini terus menghujam

© 2014 theWagia. Designed by Blogger
Proudly Powered by Blogger.