Showing posts with label Desain. Show all posts
Showing posts with label Desain. Show all posts

08 November 2016

Blogger's Quotes (Remember November)

    10:05 PM   15 comments

Jasa seorang pahlawan tak terhingga setelah akhir hayatnya. Atas sumbangsihnya mengorbankan segenap pemikiran dan tindakannya senantiasa akan selalu menjadi sebuah sejarah besar terbentuknya Bangsa Indonesia ini.

Bangsa ini telah mengorbankan jutaan nyawa untuk kemerdekaannya. Demi mempertahankan semua yang telah dicapai mereka setidaknya mari bersama meluangkan 60 detik dari 24 jam kita mendoakan mereka yang telah gugur demi kemerdekaan ini! 

Geraldi Rizki Akbar
Jarot Triguritno
Ferry Aldina
Antoni Clianto

Egy Damar Jati

Enab Zainab

Endo Putra


Oji Faoji

Muchol Huda

Ichsan Yuda Pratama

Dikki Cantona Putra

Ri Mu Tho

Rona Ariyolo
Renny Wagia

Tigor Agustinus Simanjuntak
Robit Mikrojul Huda

04 November 2016

Inilah Pilihanku, Inilah Keluarga Baruku

    10:39 AM   10 comments
 Komunitas Blogger Jakarta
Berada di lingkungan kerja, tentunya mempertemukanku dengan berbagai macam sifat dan kebiasaan teman-teman kerjaku yang berbeda denganku.  Yaps, dari cara kerja, hobi, dan keminatan mereka dengan sesuatupun tidak sama. 

Dari sekian banyak teman dekat yang aku kenal. Mereka banyak yang menggemari dunia olahraga, salah satunya sepak bola. Bahkah tidak sedikit mereka mengikuti sebuah komunitas.  Dua orang yang aku kenal memiliki kecintaan terhadap sepak bola di Eropa. Sebut saja mereka Gooner dan Madridista. Si Gooner ini amat sangat mencintai klub kebanggaannya, sampai-sampai segala atribut berlambangkan klub sepak bola dari London Utara itu dibelinya. Begitu juga si Madridista ini, tak kalah fanatiknya. 

Melihat mereka berdua yang aktif dalam komunitasnya, kadang aku merasa ingin ikut bergabung didalamnya karena penasaran dengan aktifitas komunitas mereka. Tapi satu hal, aku tidak begitu fanatik dengan dunia olahraga, hehingga karena perasaan itu aku urungkan niat. 

Hingga akhirnya aku mengenal dunia blogging dari kakak sepupuku. Sebelum aku benar – benar ingin belajar nge-blog, aku merasa seperti anak SMP yang baru lulus dan ingin menentukan ingin melanjutkan ke SMA atau SMK. Menghadapi sebuah pilihan itu tidak mudah menjalaninya. Hingga akhirnya aku menemukan komunitas ini di facebook. 

Logo Komunitas Blogger Jakarta
Apasih sebenarnya yang menarik dari sebuah komunitas bernama Blogger Jakarta ini? Hemm… aku rasa menarik membicarakan tentang komunitas ini. Kenapa? Tentu saja jawabannya hanya akan kamu temukan jika bergabung di dalamnya. Berbicara tentang komunitas, aku memiliki pendapat berbeda dengan yang lainnya. Ini wajar karena memang tujuan setiap orang bergabung dengan sebuah komunitas bisa berbeda, meskipun tak jarang kamu akan menjumpai yang satu tujuan denganmu.

Komunitas Blogger Jakarta adalah komunitas blogger pertama yang aku ikuti. Kenapa aku memilih komunitas ini? Apakah ada yang menarik di komunitas ini, sehingga menarik perhatianku untuk bergabung didalamnya? Jawabannya adalah TIDAK ADA. Aku mengikuti komunitas ini karena niatanku saja bergabung dengan komunitas blogger. Tapi aku merasa beruntung bergabung di dalamnya.

Seiring berjalannya waktu, aku bertemu dengan para anggota komunitas ini secara langsung pada sebuah acara yang mereka adakan. Acara yang awalnya mempertemukan kami hanya pada grup whatsapp. Pada acara itulah aku bertatap muka langsung dengan para member. Ternyata mereka semua orang – orang yang baik yang bergabung dengan satu tujuan yakni “berbagi”. Inilah yang akhirnya menyatukan kami menjadi sebuah keluarga blogger sekarang. Kesan pertama inilah yang memutuskan aku untuk berada terus di Jakarta. Ingin terus bersama dengan mereka – mereka (keluarga baruku) dan ingin terus belajar blogging. 

Terlepas dari apapun tujuan komunitas ini terbentuk, aku hanya berharap dengan adanya komunitas ini banyak hal lain yang bisa aku lakukan, terlebih untuk kegiatan-kegiatan positif dan sosial. Setidaknya melalui komunitas, aku bisa mengasah kemampuan dan membagi sedikit ilmu yang aku miliki. Melalui komunitas ini juga aku akan belajar banyak tidak hanya tentang dunia nge-blog dan hal – hal positif lainnya.  

19 August 2016

Goresanku, Curhatanku

    12:19 AM   8 comments
Menulis mungkin bukan sesuatu yang paling mendominasi waktu luangku. Kenapa? mungkin jawabannya karena satu hal yang paling ingin aku lakukan adalah menghasilkan karya seni rupa.

Apapun tentang seni rupa aku tertarik. Mungkin karena darah seni dari sosok ibu yang mengalir ke dalam nadiku. Setiap nafas emosi dan juga daya imajiku menghasilkan goresan - goresan yang tak teratur. Sungguh bukan rangkaian huruf yang ingin aku wujudkan dengan pensil dan penghapus yang ku pegang.

sketsa by R-Wagia
Ini adalah karyaku yang tak pernah ku hargai, hanya saja aku menyimpannya. Aku membuatnya di malam hari ketika semua orang tengah tertidur dan aku hanya memandangi keponakanku yang ingin tidur menemaniku. Alhasil, bukan wajah imut kekanak-kanakan yang ku hasilkan, justru wajahnya berubah menjadi seorang wanita dewasa. "Apa - apaan ini?", kataku dalam hati. keponakanku padahal masih SD malah jadi dewasa begini aku gambarnya. Huft...

Awalnya, dengan beberapa pensil sketsa yang aku miliki, aku bermaksud ingin menggambar sesuatu. Tapi malah bingung mau bikin gambar apa. Melihat keponakanku tertidur dengan wajah polosnya aku jadi terispirasi. Aku perlahan menggoreskan sedikit demi sedikit pensil yang telah aku pegang. Hampir satu setengah jam aku mencoret kertas gambarku dan akhirnya hasilnya membuatku tak ingin melanjutkannya lagi.

Entah tiba-tiba saja suasana berubah, sehingga hanya menghasilkan gambar seperti itu.

Sementara gambar dibawah ini sebenarnya adalah gambar balita perempuan dalam memory handphone yang aku temukan saat utak - utik galerynya. Karena suatu hal, gambar ini finish dengan hasil balita dengan wajah unisex. Tebak aja dia cewek atau cowok ?!

sketsa by R-Wagia
Aku sendiri bingung, kenapa yang kuhasilkan berbeda dengan apa yang ku bayangkan di awal sebelum aku menggoreskan apapun. Ternyata jawabannya karena suasa hati sedang cukup bagus membuat apa yang ingin terwujud justru bersimpangan.

Menghasilkan karya seni memang butuh imajinasi tinggi. Selain itu juga alat pendukungnya (baca : Staedtler Pensil Terbaik Untuk Anak ). Tanpa keduanya tidak akan menghasilkan apapun.



20 July 2016

Di Sinilah Sekarang Aku

    10:23 AM   1 comment


Menulis bukanlah hal yang terlalu aku minati. Tapi aku bisa menuliskan beberapa kata dan menyusunya menjadi kalimat -kalimat yang bisa ku baca maupun orang lain simak. Tapi, kenapa kemudian aku memilih bergabung menjadi seorang blogger? Menurutku kebanyakan orang menilai, blogger adalah mereka - mereka yang minat dengan hal yang berbau artikel. Yahh, artikel adalah rangkaian kata - kata yang di tulis oleh blogger itu sendiri. Seperti yang aku katakan aku bukanlah seoarang yang minat dengan hal yang berhubungan dengan menulis. Aku lebih mencintai karya seni rupa ketimbang menggoreskan tinta dan menciptakan kalimat untuk dibaca. 

Dengan bergabung di dunia blog, aku ingin memahami apa itu menulis dan berbagi informasi. Aku juga ingin orang lain melihat kenapa sebuah seni rupa juga lebih penting ketimbang rangkaian huruf. Sebenarnya memang keduanya dibutuhkan. Gambar dan huruf merupakan kesatuan untuk sebuah informasi yang akan membuat orang lain tertarik untuk menyimak. 





Menjadi seorang yang berada di dunia blog, bukan perkara mudah. Terlebih sebelumnya kebiasaanmu bukan berbaur dengan dunia artikel dan sejenisnya. Ini membutuhkan proses yang tidak singkat. Aku ingin belajar menghargai karya tulis ketimbang karya seni sekarang, meskipun tidak bisa dipungkiri aku lebih tertarik dengan dunia seni rupa. 

Ada banyak yang menarik di  bidang ini. Salah satunya mengasah ketertarikanmu pada hal yang baru, yang sebelumnya tidak pernah terbayang di benakmu. Tapi di sinilah aku menjadi mengenal dan mencoba mengasah kemampuanku untuk menulis. Sekarang aku lebih bisa menghargai karya tulis orang lain menjadi orang yang gemar membaca. Di sinilah sekarang duniaku. Tetapi aku tetap tidak ingin menghindari karya seni rupa.



03 June 2016

Tersenyum dan Membalas Senyummu

    5:34 PM   2 comments
Kali ini untuk beberapa kalinya membuat vector couple. Gambar ini sudah menjadi hak penuh Marchel dan Fifi (2016), tapi saya sudah dapat ijin buat publikasi sebagai port polio. 
Suatu ketika, kita bersama seseorang. Menjalin sebuah hubungan khusus, menikmati waktu berdua dan melakukan hal - hal yang sama - sama di sukai bareng. Pada satu saat membuat janji bertemu dan meluangkan waktu untuk berdua. Mengisinya dengan jalan - jalan, menikmati kuliner khas suatu tempat, ataupun mengunjungi tempat - tempat menarik sembari belanja sesuatu yang dibutuhkan dan diinginkan.

Hal - hal seperti itu memang bisa di jalani dengan sahabat, teman, rekan kerja, bahkan saudara kita. Tapi jika melakukannya dengan seseorang yang telah kita spesialkan mungkin akan berbeda jalan ceritanya.

Menikmati momen, kita bisa bercerita, berkeluh kesah, bahkan memberikan kritikan dan nasehat apapun yang kita bicarakan. Semua demi untuk mengisi waktu bersama yang telah dikorankan.

Untuk itu, berbagi senyuman akan membuat hidup lebih berarti. Untuk itu tersenyumlah untukku maka akan ku balas senyum itu dan ku bagikan kepada semesta.



04 May 2016

My Imagination

    12:54 PM   No comments

Menjadi seorangbalita bukanlah sesuatu yang bisa kita ingat. Kita yang telah bertumbuh dewasa melewati umur lima tahun tentunya sudah merekam berjuta-juta memori tentang apapun yang telah kita lakukan. Tapi ajaibnya, ketika kita baru lahir hingga umur 3 bulan, entah apa saja yang telah kita lakukan kita sangat susah mengingatnya. Ini aku alami, bagaimana dengan kalian?
Menjadi seorang balita sangat menyenangkan sepertinya ketimbang mengurusinya. Tapi menjadi bagian yang sayang dengan mereka yang masih balita ini membuatku merasakan sesuatu yang tidak kalah menyenangkan. Mencintai anak-anak adalah sebuah hadiah yang diberika Tuhan kepadaku. Mereka yang kuanggap menyenangkan sanagt gampang untuk ku taklukan.
Kadang orang berfikir, tangisan mereka mengganggu. Tapi disisi lain ada yang menyukai tangisan anak bayi ini. So, kalian lebih memilih yang mana?


Dear Sahabat

    8:26 AM   No comments

Dear Irma
SobatQ yang tersayang,

Menginjak umurmu yang sekarang sudah bertambah dewasa, aku tidak ingin mengucapkan selamat kepadamu. Tapi akan kupanjatkan doa, agar kau selalu diberi kesehatan dan limpahan kebahagiaan selalu.

Sahabat, saat ini waktu berjalan menuju sesuatu yang tidak kita duga. Kehidupanku dan kehidupanmu sekarang tak lagi seperti dulu, seperti saat kita bersama dan sangat-sangat dekat. Sejak kecil kita sudah berbagi, sekarang keadaan yang memberikan kesempatan kita mengukir kisah dengan jarak dan waktu. Aku tak lagi menuliskan surat untukmu dengan selembar kertas yang tergores tinta seperti dulu. Tapi semoga surat ku yang sekarang ini masih bisa mewakili surat-surat yang pernah kita tuliskan dulu.

Sahabat, aku rindukan masa dimana kita saling berbagi dan begitu dekat. Tetapi aku akan sangat senang jika kau hidup lebih bahagia sekarang.

Aku tak pernah ingin membuatmu bersedih. Kenanglah selalu masa-masa kita yang dulu.

Sob, kalo dulu aku bisa mengucapkan HBD langsung dan membingkiskanmu hadiah. Sekarang belum bisa lagi aku  lakukan. Maafkan aku! Semoga kau selalu bersabar dengan hadiah itu. Jika dulu aku selalu memberimu kejutan dengan surat fisik ucapan dariku. Sekarang aku hanya bisa berucap dari jauh.

Aku yakin kau tak pernah ingin apapun dariku. Tapi keinginanku adalah memberikan yang terbaik untuk Sahabatku.

Sob, ingat angka 516 dan huruf FS? Itu membuatku selalu merindukanmu. Banyak hal sekarang yang tak pernah aku tau darimu maupun tak pernah ka tau dariku. Tapi kita masih sahabat sekarang ini.

Maafkan aku,Sob! Jika aku pernah lupa. Kita tak pernah tau kapan akan bisa berbagi lebih dekat lagi. Jarak dan waktu ini tak bisa menjanjikan apapun. Tapi kita masih bisa berharap.

Bertambahlah dewasa dengan bahagia Sahabatku. Aku doakan untuk segala kebahagiaanmu. Maafkan aku tak ada saat kau butuhkanku. Maafkan aku pernah melukaimu.

Terima kasih sudah membalas suratku dengan begitu cepat. Yahh... aku berharap kau membalas suratku ini dengan senyumanmu itu, Sob. Meskipun aku tak melihatnya, aku sudah membayangkannnya.

Kau adalah satu-satunya Sahabatku dari kecil. Kita sudah berbagi banyak hal. Aku tak pernah menggantikan posisimu dengan siapapun. Kuharap aku juga mendapat tempat yang sama.

Sob, terima kasih sudah menjadi bagian dsri kehidupanku. Kau salah seorang yang menjadi alasan aku hidup dan bersemangat. Meskipun aku jarang mendapat kabar dan bertemu, tapi kau selalu memberiku dukungan.

Terima kasih juga buat sabarmu. Semoga aku masih bisa melakukan hal baik untukmu.

Dari Sahabatmu,
Renny
FS516

18 April 2016

Setiap Orang Keinginannya

    1:02 PM   No comments

Kadang kita memang memerlukan orang lain untuk mengubah hidup kita. Begitulah mungkin yang ingin disampaikan oleh Alaikal Huda. Menjadi seorang yang tidak diharapkan oleh kebanyakan orang mungkin lebih ia pilih karena ia berusaha menjadi dirinya sendiri yang sekarang. Ia ingin menunjukkan dirinya begitu berbeda untuk menjalani kehidupan yang masing - masing orang diberikan jalan untuk ditempuhinya.

Mungkin ini lebih tepat di sebut gaya "Anti Mainstream" kebanyakan anak muda menyebutnya seperti itu. Menurutku ini bukan hal yang aneh. Karena "takaran" aneh setiap orang memang berbeda. Hak Asasi Manusia, mungkin beginilah cara dia memperkenalkan dirinya. Tanpa harus menjelaskan dengan kata - kata. Orang hanya cukup melihat dan berpendapat semaunya dan dia tidak akan perduli.


Foto : Alaikal Huda
Editor : R-Wagia

Menikmati Perjalanan "itulah" Hidup

    12:28 AM   2 comments
Menikamti hidup salah satunya adalah melakukan perjalanan. Itulah yang tergambar dalam benarku jika melihat kehupan sosok seorang kakak mas Adhit ini. Kadang memang ucapnya tak mengandung arti. Tapi justru aku melihat dia adalah seorang yang berfikir kanan ketimabang yang laiinya yang berfikir kiri.

Suatu waktu hanya dia yang setuju dengan pendapatku tanpa meminta alasan. Sementara yang lain, mereka lebih memilih mengajukan pertanyaan ketibang menjawab. Menurutku dia cukup bijaksana memberikan saran dalam berkomentar. Terlebih dia sangat cocok menjadi seorang pemimpin.


Berselisih, Tidak Mungkin Dihindari

    12:19 AM   No comments


Mejalin hubungan tentu saja bukan hal yang mudah. Awalnya setiap pasangan akan saling mengisi dan berusaha untuk terus bersatu. Tetapi Jika komitmen mereka tidak konsisten tentunya ini akan menjadi akar masalah ketidak harmonisan sebuah hubungan. Terlebih menjalani hubungan yang sudah lama. Tentunya setiap orang tidak menginginkan hubungannya terganggu. Setiap orang memiliki ambisi ingin menjalani hubungan tanpa perselisihan, tentu saja ini mustahil. Tapi selama masih berkomitmen dan konsisten, perselisiha ini tidak akan berlangsung lama meski tetap ada.

Saling percaya dan mendukung adalah salah satu kunci untuk menjaga hubungan. Ketidakharmonisan sebuah hubungan tentu saja akan berdampak dengan interaksi sosial kita terhadap orang lain. Untuk menghindari hubungan yang "salah" tentu saja harus saling percaya. Tetapi kadang dibarengi dengan egoisme. Tentunya memicu perselisihan yang hanya akan merusak hubungan.

Meluangkan waktu sangat perlu untuk pasangan. Tetapi memberikan terlalu banyak waktu akan berdapak buruk kedepannya dan hanya akan menimbulkan prasangka - prasangka yang hanya akan memicu emosi. Tentunya sebagai seorang manusia memang emosi kadang tak terkendali. Tetapi setidaknya kita harus berfikir positif selalu.

Gooner Ini Terlalu Fanatik

    12:06 AM   No comments

Ambisinya untuk mendukung tim sepak bola favoritnya "Arsenal" tentunya menjadi motivasi tersendiri untuk El-Mahmood ini menjalani kehidupan sehari-harinya. Tidak hanya begitu fanatik, dia juga memiliki sebuah keinginan yang menggebu sebagai pemuda dengan semangatnya. Loyalitas, itulah yang sering ia gambarkan dikehidupannya untuk orang lain. Meskipun tidak menggurui, tapi dia cukup bijak menjadi sahabat selama ini.

Kesukaannya terhadap Arsenal seolah menjadi penyemangat utama untuk dia menjalani aktifitasnya. Bahkan, tidak sedikit yang ia korbankan untuk sekedar mengoleksi aksesoris dari klub bola asal London utara itu. Terlebih jika "the Gunner" datang untuk bertanding di Indonesia, pasti dia akan mengutamakan waktunya untuk menyaksikan langsung pertandingan. Mungkin hasrat dia menjadi bagian dari salah satu klub inggris itu menjadikan dia lebih bersemangat dan tidak pantang menyerah menghadapi apapun.

El cukup bijak menjadi sahabat selama ini. Suka membantu, memberikan masukan, dan juga pendengar yang baik.

17 April 2016

Sahabat yang penuh "perselisihan" tapi aku rindu

    11:49 PM   No comments

Kedua sahabat ini mengisi kedupan sejak masa SMK. Perkenalan kami singkat sebenarnya, tapi momen singkat itulah yang menyatukan kami untuk menjalin persahabatan dan saling merindukan. Sofi dan Novita memiliki sifat sangat berbeda. Tapi sekali kami bertemu seakan kami tidak ingin melewatkan sedetikpun untuk saling berbagi dan saling menasehati. Kami tidak akan lengkap jika salah satu tidak hadir. Ya, Sofi mengakui dirinya sendiri paling ganteng diantara kami, itu tidak bisa kami pungkiri. Sosok manja Novita ini kadang memang kami rindukan. Tapi dia lebih sering memberikan nasehat layaknnya seorang ibu yang bijak (bukan berarti dia tua).

Diantara kami justru Sofi adalah orang paling rajin dan bangun lebih awal ketimbang aku dan novita. Dia contoh cowok teladan (sedikit memuji). Sebagai cowok satu - satunya diantara kami, dia cukup dewasa mengadapi perselisihan yang sering terjadi dantara aku dan novita. Itulah yang mmebuat aku rindu keduanya saat sedang jauh seperti saat ini.

Nasehat bijak dari seorang Sahabat

    11:03 PM   No comments
Kepercayaan diri itu perlu. Tapi semuanya harus menjadikan diri kita merubah hidup menjadi lebih baik lagi. Salah satu sahabatku ini memiliki cara unik untuk menjadi pribadi yang baik. Zie Wijaya namanya. Sosok sederhana ini sering kalo menesatiku dengan kata - kata bijaknya. Menurutku, dia mampu menjadi pemimpin dengan caranya. Melihat dia mungkin akan hanya menciptakan perbedaan pendapat dan berdebat. Tapi perdebatan kami ini memang menguji kami untuk saling memahami dan mengisi dalam persahabatan.

"Seperti sunset, ketika terhalang gedung besar untuk melihatnya kita berusaha mencari tempat lebih tinggi untuk mendekati dan menikmati keindahannya. Akan tetapi hanya sebentar kita melihatnya ia sudah terbenam berganti malam. Kita harus menunggu sampai esok tiba untuk bertemu kembali." 

Merupakan kutipan tulisannya yang pernah dishare pada 4 januari 2016 lalu. Ini dapat dipahami, memang hidup ini hanya memberikan kita sedikit kesempatan untuk menikmati sesuatu. Akan tetapi tentunya kita tidak akan diam saja dengan menunggu sampai kesempatan datang lagi. Tidak ada hal yang lebih tepat dari memanfaatkan waktu dan kesempatan yang kita miliki, terlebih untuk melakukan kebaikan. (theWagia)

Cacatan kecil untuk sahabatku

    9:19 PM   No comments
vector by R-Wagia
Sedikit cerita untuk gambar ini. Keduanya adalah sahabat yang baik untukku. Mereka berdua melengkapi kisah yang dan berada pada harian hidupku. Terutama si cewek, Irma pangggilannya. Kami berdua bersahabat dari semasa masih di bangku sekolah dasar. Takdir membuat kami bersekolah di satu tempat yang sama hingga jenjang SMK. Bahkan aku masih sempat kerja satu kantor waktu di daerah Blitar.

Bersama sejak masa kecil tentunya ceritanya begitu lengkap. Kadang seneng bareng, kadang nangis bareng, bahkan juga sering berselisih. Tapi kini semua menjadi kisah perjalanan kami masing-masing. Setidaknya persahabatan kami berjalan dengan sangat indah (menurutku).

Sekarang kami sudah sama - sama memiliki kisah yang berbeda. Karena kami harus bekerja terpisah. Jarang sekali komunikasi kami berjalan. Tapi setidaknya kami memiliki kisah yang akan selalu kami bagi saat bertemu. Saat aku menuliskan ini, aku teringat saat masih di SD dan cerita saat masih duduk di bangku SMP.

Sahabatku ini rumahnya juga tidak jauh dari rumahku. Sehingga aku sering mengunjunginya setiap aku pulang. Kami merindukan saat bersama, saling berbagi apapun. Tentunya juga merindukan mengukir kisah yang sangat konyol dan membuat hidup kami lebih indah. (theWagia)

Mereka yang melepas "sayap"

    7:49 PM   No comments
Setiap darah yang mengalir dalam tubuh ini adalah bagian dari nyawa mereka. Itulah mengapa mereka begitu khawatir dengan kehidupanku. Sosok seorang Ibu dan Bapak yang selalu membuat kehidupanku sangat luar biasa hebat. Hingga akhirnya saat ini aku masih dengan sehatku dan juga akalku. Setiap tetes keringat yang keluar dari tubuh Bapak akan selalu menguatkan aku. Sementara pengorbanan nyawa Ibu tidak akan mematahkan semangat hidupku.

Keduanya adalah malaikat yang rela mengorbankan sayap mereka untuk tidak kembali ke khayangan dan memilih tinggal di bumi bersamaku untuk membuang waktu santai mereka dan membiarkan aku tetap hidup dengan kasih sayang mereka. Bukankah mereka sangat luar biasa. Sementara aku, aku seorang anak yang tidak bisa menggantikan peran mereka semasa masih merawat dan membesarkanku. Tidak ada yang bisa membalas kebaikan hati mereka. Kasih sayang yang begitu tulus. Doa yang selalu meraka panjatkan. Senantiasa membuat kami saling melengkapi.

Mereka tidak ingin memiliki alasan mengapa harus berkorban. Tapi mereka memiliki tujuan untuk tetap membiarkan aku hidup dan mendapatkan kehidupan seterusnya. Bagaimana aku harus membalas semua yang telah diberikan mereka kepadaku? Tentu ini tidak akan ada jawabannya.


© 2014 theWagia. Designed by Blogger
Proudly Powered by Blogger.